Risiko yang Perlu Dipahami Sebelum Menggunakan Ekspektasi Keuntungan yang Rasional

Banyak investor maupun manajer keuangan menjadikan ekspektasi keuntungan yang rasional sebagai acuan saat memperkirakan hasil investasi. Meski begitu, target keuntungan yang terlihat masuk akal tetap memiliki risiko karena kondisi pasar bisa berubah sewaktu-waktu.

Risiko Investasi Saat Menggunakan Ekspektasi Keuntungan yang Rasional

Pendekatan ini berangkat dari anggapan bahwa pelaku pasar memiliki informasi yang cukup dan dapat mengambil keputusan secara logis. Dalam praktiknya, kondisi di pasar tidak selalu sesederhana itu karena informasi yang tersedia bisa berbeda dan keputusan investor juga dapat dipengaruhi banyak hal.

Karena itu, ada beberapa kondisi yang sebaiknya diperhatikan sebelum menggunakan perkiraan hasil investasi sebagai dasar pengambilan keputusan. Risiko-risiko berikut bisa muncul ketika kondisi yang menjadi dasar perhitungan ternyata berubah dari perkiraan awal.

Adanya informasi yang tidak lengkap

Pendekatan ini dapat mengasumsikan bahwa investor mempunyai akses terhadap data historis dan informasi yang dibutuhkan untuk membuat perkiraan. Padahal, informasi yang tersedia bisa saja tidak lengkap, terlambat, atau sulit diperoleh sehingga menghasilkan prediksi yang berbeda dari kondisi sebenarnya.

Perilaku pasar yang tidak logis

Pendekatan berbasis perhitungan dapat mengabaikan faktor psikologis yang memengaruhi perilaku manusia. Pasar dapat dipicu oleh kepanikan, rumor, hingga keserakahan sehingga pergerakan harga aset tidak selalu mengikuti perhitungan yang dibuat secara rasional.

Ketidakpastian struktural

Perkiraan hasil investasi dapat dibuat berdasarkan kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi, dan pola pasar yang berlaku saat ini. Pada kenyataannya, perubahan regulasi, bencana alam, konflik, atau pandemi dapat mengubah kondisi tersebut dalam waktu singkat.

Untuk mengantisipasi berbagai risiko tersebut, Anda dapat melakukan diversifikasi aset dengan tidak menempatkan seluruh dana pada satu instrumen. Selain itu, perbarui asumsi investasi secara berkala ketika terjadi perubahan tren industri atau kebijakan ekonomi.

Dengan memahami berbagai risiko tersebut, ekspektasi keuntungan yang rasional dapat digunakan sebagai bagian dari proses perencanaan investasi yang lebih realistis. Investor tetap perlu mempertimbangkan ketidakpastian pasar, kemampuan menanggung risiko, serta tujuan keuangan sebelum menentukan target hasil investasi.

Frequently Asked Questions

1. Apa saja 3 jenis profil risiko yang bisa terjadi dalam investasi? 

Diketahui ada 3 jenis profil risiko yang bisa terjadi dalam investasi yaitu moderat, konservatif dan agresif. 

2. Apa saja risiko secara umum dalam investasi? 

Secara umum, risiko dalam investasi merupakan satu kemungkinan akan terjadinya ketidakpastian hasil dari dana yang ditanamkan pada sebuah instrumen. 

3. Bagaimana cara efektif untuk mengatasi risiko investasi? 

Cara yang paling efektif untuk mengatasi munculnya risiko investasi adalah dengan melakukan diversifikasi portofolio dan memilih instrumen investasi yang tepat sesuai dengan profil risiko Anda. 

4. Sebutkan apa saja jenis investasi yang rendah risiko?

Ada beberapa pilihan investasi yang rendah risiko dan aman untuk pemula diantaranya adalah deposito berjangka, obligasi pemerintah, logam mulia hingga reksa dana pasar uang. 

More From Author

Menjadikan Pemilihan Aset Berdasarkan Tujuan Sebagai Bagian Dari Rencana Masa Depan

Menjadikan Pemilihan Aset Berdasarkan Tujuan Sebagai Bagian Dari Rencana Masa Depan

Strategi Mengembangkan Riset Sebelum Berinvestasi Secara Bertahap

Strategi Mengembangkan Riset Sebelum Berinvestasi Secara Bertahap